Kata Filosofi Hukum

KATA-KATA FILOSOFI HUKUM DARI BEBERAPA TOKOH

 

Muhammad SAW

Nabi terakhir Umat Islam

HAKIM itu ada 3. Pertama, HAKIMyang mengerti hukum dan menegakkan keadilan berdasarkan pengetahuannya, Kedua, HAKIM yang mengerti hukum, akan tetapi tidak berani menegakkan keadilan berdasarkan hukum, ketiga, HAKIM yang bodoh dan menegakkan keadilan berdasarkan kebodohannya

 

Napoleon Bonaparte

Negarawan dan kaisar dari Perancis

Hidup dari: 1769-1821

RANTAI PENGHUBUNG yang terbaik antara raja ataupun ketua negara dengan rakyat adalah KEMAKMURAN

“Jika ada 100 penegak keadilan saya 1 diantaranya, Jika ada 10 penegak keadilan saya juga 1 diantaranya, Jika hanya ada 1 PENEGAK KEADILAN, maka SAYA lah yang 1 orang itu”

Marcus Tullius Cicero

Negarawan dan penulis dari Romawi Kuno

Hidup dari: 106 SM - 43 SM

Kebahagiaan rakyat, itulah hendaknya sebagai Undang-Undang tertinggi

Soekarno

Presiden pertama Indonesia

Hidup dari: 1901-1970

“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.”

“Negeri ini, Republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu kelompok etnis, bukan juga milik suatu adat-istiadat tertentu, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!”

Bangsa adalah segerombolan manusia yang keras, ia punya keinginan bersatu dan mempunyai persamaan watak yang berdiam di atas satu geopolitik yang nyata satu persatuan.”

Mohammad Hatta

Pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Indonesia Pertama

Hidup dari: 1902-1980

“Agar perut rakyat terisi, kedaulatan rakyat perlu ditegakkan. Rakyat hampir selalu lapar bukan karena panen buruk atau alam miskin, melainkan karena rakyat tidak berdaya.”

“Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta”

“Indonesia merdeka bukan tujuan akhir kita. Indonesia merdeka hanya syarat untuk bisa mencapai kebahagiaan dan kemakmuran rakyat”

ISA al Masih, (YESUS KRISTUS)

"Seorang penguasa tidak boleh bejad, karena orang mengharapkan dari dia Kesejahteraan, dan juga tidak boleh zolim, karena orang mengharapkan dari dia keadilan."

Raden Adjeng Kartini

Pahlawan Nasional Indonesia, feminis dan guru

Hidup dari: 1879-1904

Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa behagia baginya.

Sumber: Surat kepada Nyonya Van Kool (Agustus 1901)

Jean-Jacques Rousseau

Penulis dan filsuf dari Perancis

Hidup dari: 1712-1778

“manusia itu lahir bebas dan sederajat dalam hak-haknya, sedangkan hukum merupakan ekspresi dari kehendak umum (rakyat)”.

Montesquieu

Filsuf dari Perancis

Hidup dari: 1689-1755

kekuasaan pemerintahan harus dipisahkan dalam tiga cabang, yaitu kekuasaan membuat undang-undang (legislatif), kekuasaan untuk menyelenggarakan undang-undang diutamakan tindakan di bidang politik luar negeri (eksekutif) dan kekuasaan mengadili terhadap pelenggaran undang-undang (yudikatif).

Immanuel Kant

Filsuf dari Jerman

Hidup dari: 1724-1804

“Dalam hukum seorang bersalah ketika ia melanggar hak orang lain. Dalam etika dia bersalah jika ia hanya berpikir untuk melakukannya.”