Profil Fakultas

 

foto fakultas 512x288

 

>> Sejarah Fakultas.

>> Daftar Bagian

>> Visi dan Misi

>> Tujuan dan sasaran

>> Struktur Organisasi

>> Profil Tenaga Pengajar

 

 Sejarah Fakultas.

Fakultas Hukum Universitas Pattimura didirikan pada tanggal 3 Oktober 1956 yang dimulai dengan adanya Yayasan Perguruan Tinggi Maluku dan Irian Barat, atas prakarsa tokoh nasional Dr. J. B. Sitanala (Alm) dan kawan-kawan. Lepas dari tujuan sebagaimana yang digariskan oleh para pendiri, yakni keinginan menampung dan menyalurkan hasrat para lulusan SLTA di Maluku untuk melanjutkan studi pada tingkat universitas di luar daerah, namun karena kesulitan pembiayaan, hasrat tersebut kemudian tidak dapat terpenuhi, sehingga catatan pentingnya adalah bahwa kehadiran lembaga pendidikan tinggi hukum (sebagai lembaga pendidikan pertama di Maluku) justru membawa : (1) pemerataan pendidikan akademis dan (2) reorientasi di bidang sosial ekonomi dan sosial budaya. Dalam perkembangannya, sejak tahun 1963 hingga tahun 2011 ini,  Fakultas Hukum dipimpin oleh beberapa Dekan, seperti D.J. Staa, Mr. Chr. Soplanit, M. A.H. Tahapary, SH, Ny. J.M. de Fretes/T, SH, C.M.Pattiruhu, SH, J.Leiwakabessy, SH, Dr. R. Z. Titahelu, SH., MS., G.Leasa, SH., MH, Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum, Dr. Jantje Tjiptabudy, SH., M.Hum. dan saat ini dipimpin oleh Dr. Rory Jeff Akyuwen, SH., M.Hum.

Ketika Fakultas Hukum didirikan, selain melibatkan tenaga pengajar setempat (lokal), juga ikut dilibatkan beberapa tenaga pengajar luar, teristimewa dari Universitas Hasanudin Makassar, seperti Prof. Resink, Mr. Paul Moedigdo, Prof. Riekerk dan Prof. Tobing, dimana pada saat itu Fakultas Hukum baru memiliki 3 jurusan, yakni :
 
1. Jurusan Hukum Keperdataan
 
2. Jurusan Hukum Pidana
 
3. Jurusan Hukum Tata Negara
 
 
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar pada pendidikan tinggi, Fakultas Hukum kemudian mempersiapkan lulusannya untuk menjadi tenaga pengajar, dan hingga tahun 1962 Yayasan Perguruan Tinggi Maluku dan Irian Barat kemudian  mendirikan beberapa Fakultas antara lain Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian/Kehutanan dan Fakultas Peternakan. Dengan didirikannya Yayasan Maluku dan Irian Barat dengan beberapa fakultas, maka dengan Surat Keputusan Presiden RI. Nomor : 66 Tahun 1963 tanggal 23 April 2016, Fakultas Hukum berubah menjadi Fakultas Hukum Universitas Pattimura. Perjuangannya menjadi sebuah perguruan tinggi negeri di daerah ini, tidak terlepas dari peran dan perjuangan beberapa lulusannya, seperti P. P. Tabalessy, SH, A. K. Elly, SH dan F. P. B. Litaay, SH serta beberapa orang yang saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa.
Perkembangan selanjutnya, dimana Fakultas Hukum Universitas Pattimura kemudian mulai menata dirinya, dan untuk memenuhi tuntutan pembangunan sesuai kondisi geografis daerah Maluku, mantan Rektor Universitas Pattimura Ir. J. Nanlohy merestui dibukanya Jurusan Hukum Internasional.
 

 Daftar Bagian

Saat ini Fakultas Hukum Universitas Pattimura mempunyai 1 (satu) Progam Studi yaitu Program Studi Ilmu Hukum, dan mempunyai 4 Bagian yaitu :
1.    Bagian Hukum Keperdataan;
2.    Bagian Hukum Pidana;
3.    Bagian Hukum Tata Negara/Hukum Administrasi Negara;
4.    Bagian Hukum Internasional

 

Dengan demikian, tata pengelolaan program studi dilaksanakan sepenuhnya oleh Program Studi. Ketua Program Studi Ilmu Hukum dan Para Ketua Bagian diangkat oleh Rektor atas usul Dekan setelah mendapat persetujuan Senat Fakultas.

Pada tahun 2016 Program Studi S1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pattimura mendapatkan akreditasi A, berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor: 3290/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2016 tanggal 27 Desember 2016.

 

Program Magister Hukum

Fakultas Hukum Universitas Pattimura bersama dengan Departemen Pendidikan Nasional Universitas Sam Ratulangi Manado, membuka Program Magister Hukum pada bulan Juli 2002. Program Magister Hukum mempunyai 1 (satu) program studi yaitu Program Studi Ilmu Hukum.

 

Visi dan Misi Fakultas Hukum

Visi

Dengan memperhatikan tugas pokok dan fungsi serta dengan mencermati berbagai fenomena yang terjadi disekitarnya, maka Visi Fakultas Hukum Universitas Pattimura dirumuskan sebagai berikut :

“Fakultas Hukum Universitas Pattimura sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Hukum Dalam Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, mampu menghasilkan Sarjana Hukum yang bermoral Pancasila, berkualitas, mandiri dan dapat berkompetensi serta menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam masyarakat”.

 

Misi

Sebagai bentuk implementasi dari visi sebagaimana di atas, ditetapkanlah Misi Fakultas Hukum yang menggambarkan hal-hal yang dapat diaktualisasikan secara konkrit melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan demikian hal yang sifatnya abstrak akan lebih nampak melalui visi dan secara lebih nyata pada misi. Lebih jauh pernyataan Misi Fakultas Hukum akan memperlihatkan kebutuhan apa yang hendak dipenuhi oleh organisasi, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut dan bagaimana organisasi memenuhi kebutuhan dimaksud.

Adapun Misi Fakultas Hukum Universitas Pattimura dirumuskan sebagai berikut  :

“Menyelenggarakan Fungsi Pembelajaran, Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Di Bidang Pola Ilmiah Pokok Bina Mulia Ke Lautan”, dengan muatan futuristiknya :

  1. Menciptakan dan membina kehidupan akademik yang sehat dan kondusif untuk menghasilkan Sarjana Hukum yang bertaqwa kepada Tuhan  Yang Maha Esa, berakhlak dan berbudi luhur, menguasai ilmu hukum serta peraturan perundang-undangan dan peka dengan kondisi objektif masyarakat;

  2. Membangun dan membina tradisi ilmiah dalam bidang hukum;

  3. Menemukan nilai-nilai dan gagasan-gagasan hukum yang hidup dalam masyarakat kepulauan melalui penelitian hukum sebagai bahan penyusunan peraturan perundang-undangan maupun penciptaan dan pengembangan teori hukum;

  4. Mendesiminasi berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku kepada masyarakat melalui Dharma pengabdian pada masyarakat;

  5. Menjadikan masyarakat adat sebagai laboratorium hukum dalam rangka pelaksanaan dan pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi di Bidang Hukum;

  6. Membangun kerjasama yang bermanfaat ganda dengan pemerintah (pusat dan daerah) serta lembaga-lembaga formal maupun swasta (dalam dan luar negeri) untuk keperluan :

    1. Pembelajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di bidang hukum;

    2. Pengembangan sumberdaya manusia (dosen dan mahasiswa) yang berkualitas, baik secara formal maupun informal.

 

Misi ini senantiasa disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan dan tuntutan masyarakat dan peluang lapangan kerja yang menginginkan adanya keseriusan dalam proses penegakan hukum. Pemenuhan salah satu kebutuhan publik ini memang dijadikan misi yang hendak dicapai oleh Fakultas Hukum, yakni melalui upaya penyelenggaraan fungsi pembelajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di bidang hukum. Menyadari bahwa lingkungan perguruan tinggi, khususnya Fakultas Hukum Universitas Pattimura penuh dengan tantangan yang perlu direspons dan diantiasipasi dengan tetap melalui pengelolaan lingkungan yang akuntabel, maka Fakultas Hukum Universitas Pattimura perlu melakukan evaluasi diri terhadap lingkungan. Pengenalan ini dimaksudkan agar Fakultas Hukum dapat mengenali permasalahan yang dihadapi, sehingga dalam pengembangannya mampu menentukan tujuan, sasaran dan strategi pencapaian. Sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Hukum yang berada di kawasan Timur Indonesia, Fakultas Hukum Universitas Pattimura senantiasa berupaya mengembangkan diri sebagai lembaga terdepan dan unggul yang pada dasarnya mencakup perluasan dari disiplin ilmu hukum dan teknologi maupun ketrampilan hukum, sebab dengan kualitas yang tinggi akan dicari oleh konsumen.

 

Tujuan

Fakultas Hukum Universitas Pattimura sejak berdiri hingga kini senaniasa memiliki tujuannya adalah untuk :

Meningkatkan sistem pendidikan secara proporsional, dengan senantiasa menjaga kualitas pembelajaran serta mampu menghasilkan lulusan Fakultas Hukum Universitas Pattimura yang berkualitas.   

 

Sasaran dan Startegi Pencapaian

Adapun sasaran yang hendak dicapai oleh Fakultas Hukum Universitas Pattimura meliputi :

1. Peningkatan kualitas proses pembelajaran, kompetensi staf pengajar dan sarana/prasarana pembelajaran;

2. Peningkatan pelayanan administrasi akademis secara terpadu;

3. Peningkatan akreditasi civitas akademika dan tenaga administrasi.

 

Sementara strategi pencapaian dilakukan melalui :

1. Usaha mendorong staf pengajar untuk menyusun kurikulum/silabi, mengikuti studi lanjut, memperbiasakan penulisan karya ilmiah, mengikuti pelatihan aplikasi teknologi, serta memperbiasakan metoda pembelajaran modern sesuai fasilitasi prasarana pembelajaran;
2. Komitmen dan fasilitasi pimpinan untuk memperkuat sumbedaya manusia yang memiliki kemampuan mengaplikasikan pedoman penataan pelayanan administrasi akademik;
3. Komitmen pimpinan untuk meningkatkan akreditasi dan pengikatan akuntabilitas.

 

 Struktur Organisasi

Adapun organisasi Fakultas Hukum Universitas Pattimura terdiri dari:

1. Unsur pimpinan, yang meliputi:

  • Dekan
  • Wakil Dekan I Bidang Akademik
  • Wakil Dekan II Bidang Umum dan BMN
  • Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni
  • Wakil Dekan IV Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi

2. Senat Universitas Pattimura sebagai badan normatif dan badan perwakilan tertinggi di tingkat fakultas

3. Program studi sebagai pelaksana akademik

4. Unsur pelaksana akademik:

  • Bagian
  • Laboratorim Hukum
  • Kelompok Dosen
  • Pusat Kajian

5. Unsur pelaksana administrasi : Bagian Tata Usaha, yang meliputi:

  • Sub Bagian Akademik
  • Sub Bagian Kepegawaian dan Keuangan
  • Sub Bagian Umum dan BMN
  • Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni


Struktur Organisasi Kepemimpinan Fakultas Hukum Unpatti

Keterangan :

____________ Garis komando, ----------- Garis Koordinasi

 

 

 Profil Tenaga Pendidik

Proses balajar mengajar di Fakultas Hukum Universitas Pattimura  didukung oleh tenaga pendidik yang berkualifikasi S1, S2, S3, dan Guru Besar :
• Guru Besar  (Profesor)   :   3 orang
• Strata 3 (Doktor)           : 33 orang
• Strata 2 (Magister)          : 56 orang
• Strata 1 (Sarjana)          :   3 orang ( 2 orang sementara berproses pada Studi Lanjut S2, dan 1 orang persiapan pensiun tahun depan)

 

-       Jumlah Guru Besar      : 3 Orang

-       Lektor kepala                :23 Orang

-       Lektor                            :41 Orang

-       Asisten Ahli                   :25 Orang

-       S1                                  :3 Orang ( 2 Orang sementara berproses pada studi lanjut S2 dan 1 Orang persiapan Pensiun tahun depan)

-       S2                                 :57 Orang

-       S3                                :32 Orang

-       Sertifikasi                      :52 Orang

-       belum sertifikasi             :40 Orang