Seminar Nasional "Membangun Maluku dalam Karakter Kepulauan"

KAMPUS POKA — Dalam rangkaian Dies Natalis ke-50, UNPATTI kembali mengadakan Seminar Nasional dengan tema "Membangun Maluku dalam Karakter Kepulauan". Kali ini dengan mengundang Kepala UKP-PPP, Prof.Dr.Ir. Kuntoro Mangkusubroto, MSiE, MSCE sebagaikeynote speaker.  Acara ini dipandu oleh Pembantu Rektor IV, Prof.Dr.Ir. J. Mosse, MSc, dengan diikuti oleh 600 peserta yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa UNPATTI, serta para undangan lainnya.

Rektor UNPATTI, Prof.Dr. Thomy Pentury, MSi dalam kata sambutannya, lebih fokus memaparkan profil UNPATTI selama 50 tahun sebagai baktinya kepada negara, terutama di bidang pendidikan, serta harapan ke depannya sebagai center of excellence.

Dalam sambutannya dikatakan, UNPATTI dalam perkembangannya selama 50 tahun, kini memiliki sembilan fakultas dan satu program pascasarjana, yang terdiri dari 42 program studi strata sarjana dan enam program studi strata magister, dengan tenaga dosen sebanyak 1631 orang dan mahasiswa 20.173 orang.

Selanjutnya, disampaikan bahwa UNPATTI menempati lahan seluas 64 ha, yang tersebar di tiga lokasi terpisah, yaitu kampus Poka sebagai pusat kegiatan utama, kampus PGSD di kota Ambon, serta Stasiun Perikanan di desa Hila. Dalam akhir sambutannya, Rektor mengharapkan agar Prof Kuntoro dalam kuliah dan ceramaumum ini akan memberikan masukan terutama dalam merubah paradigma berpikir untuk membangun provinsi ini sebagai provinsi kepulauan.

Seminar Nasional ini dibuka oleh Gubernur Maluku yang diwakili oleh Asisten II. Gubernur dalam arahannya mengatakan, bahwa tema ini sangat relevan dengan upaya pemerintah provinsi Maluku dalam melaksanakan pembangunan demi  memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku dengan mengembangkan kekhususan kelautan sebagai salah satu sektor unggulan. Selanjutnya, Gubernur mengharapkan agar potensi kelautan dan perikanan dapat menjadi primadona di masa yang akan datang.

Prof Kuntoro mengawali seminarnya dengan memperkenalkan profil Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan. UKP-PPP atau biasa disebut UKP4 berkedudukan di bawah, dan bertanggung jawab langsung kepada, Presiden. Dalam melaksanakan tugasnya, UKP-PPP bekerjasama dengan Wakil Presiden dan berkoordinasi dengan—serta memperoleh informasi dan dukungan teknis dari—kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, pemerintah daerah (Pemda), serta pihak lain yang terkait.

Dalam tanya-jawab yang cukup ramai dan bersemangat, Prof Kuntoro lebih banyak mengarahkan agar merubah paradigma berpikir dari yang lebih konvensional ke arah yang lebih modern, dengan mengandalkan teknologi informasi yang semakin berkembang. Tidak bisa hanya selalu mempersalahkan Pemerintah pusat di Jakarta saja tanpa melihat kesalahan sendiri yang juga dilakukan disini.

Selain makalah utama oleh keynote speaker, juga disajikan beberapa makalah lainnya, yaitu Membangun Hukum Berkarakter Kepulauan yang dibawakan oleh Prof.Dr. S. Nirahua; Model Integratif Pembangunan Kelautan dan Perikanan Berkelanjutan di Provinsi Maluku (Suatu Pendekatan Sistem dalamKerangka Karakter Kepulauan) oleh Prof.Dr.Ir. Niete Huliselan dkk; Mendidik Dokter untuk Mampu Bertugas di Daerah Kepulauan oleh dr. J. Manuputty; dan Membangun Maluku dalam Karakter Kepulauan oleh DR. P. Koritelu,S.Sos, MSi.

Pada akhir acara seminar, Rektor UNPATTI mengukuhkan Prof.Dr.Ir. Kuntoro Mangkusubroto, MSiE sebagai Anggota Kehormatan Universitas Pattimura.

 

Sumber