Pelaksanaan Eksekusi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Di Era Otonomi

Dezonda Rosiana Pattipawae

Abstrak

The execution of the State Administrative Court Decision which has permanent legal force (inkracht van Gewijsde) in the era of autonomy is as wide as possible, and begins with the breakdown of the paradigm of regional autonomy in the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. Article 18, Article 18A and Article 18B, the implementation of regional government is based on the principles that become the normative basis. State Administrative Court decisions that cannot be executed have caused pessimism and apathy in society. The problem is that there is no executive power in the Law Number 5 of 1986 concerning the Regulation of State Administration. This condition is an alarming fact that the existence of a State Administrative Court Decision has not been able to bring justice to the public in the administrative sphere of government. The principle of the existence of a State Administrative Court Decision, to place judicial control in the implementation of good governance becomes biased in the Indonesian constitutional system.

Kata Kunci

Execution; State Administrative Court; Autonomy

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Basah, Sjachran. (2001). Perlindungan Hukum Terhadap Sikap Tindak Administrasi Negara, Bandung: Alumni.

Friedrich, Carl C. (1999). Constitutional Government and Democracy: Theory and Practice in Europe and America, 5th ed. Weltham Mass, Blaidsdell Publishing Company.

Gadjong, Agussalim Andi. (2007). Pemerintahan Daerah, Kajian Politik dan Hukum, Ciawi-Bogor: Ghalia Indonesia.

Hatta, Mohammad, (2000). Kumpulan Karangan (I), Jakarta: Bulan Bintang.

Harahap, Zairin. (2001). Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara, Jakarta: Raja Grafindo.

Indroharto. (1999). Usaha Memahami Undang-undang Tentang Peradilan Tata Usaha Negara buku I beberapa Pengertian Dasar Hukum Tata Negara, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Marbun, S F. (2003). Peradilan Administrasi dan Upaya Administratif di Indonesia, Yogyakarta: Liberty.

Martiman, Prodjohamidjojo. (2005) Hukum Acara Pengadilan Tata Usaha Negara, Jakarta: Raja Ghalia Indonesia.

Manan, Bagir. (2005). Otonomi Daerah-Filosofi, Sejarah Perkembangan dan Problematika, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Muljadi, Arief, (2005). Landasan dan Prinsip Hukum Otonomi Daerah Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Cet. I, Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Marzuki, M. Laica. (2006). Berjalan-jalan di Ranah Hukum, Pikiran-pikiran Lepas, Jakarta: Konpress.

Nazroen, M. (1999). Masalah-Masalah Sekitar Otonomi Daerah, Jakarta: Wolters.

Pot, Van der, (1990). Handboek van het Nederlands Staatsrecht, WEJ Tjeenk Willink Zwolle.

Prinst, Darwin. (2005). Strategi Menangani Perkara Tata Usaha Negara, Bandung: Citra Aditya Bakti.

Rasyid, Roihan A. (2001). Hukum Acara Peradilan Agama, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Salim, Amarullah. (2000). Peranan Peradilan Tata Usaha Negara sebagai Pengawasan Yusticial Terhadap Pemerintah Berdasarkan Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik Dari Suatu Negara Hukum, Jakarta: Lembaga Administrasi Negara, Departemen Kehakiman.

Syafrudin, Ateng (2000). Pengaturan Koordinasi Pemerintahan di Daerah, Bandung: Tarsito.

Soehino. (2000). Perkembangan Pemerintahan Daerah, Yogyakarta: Liberty.

Saleh, Syarif. (2003). Otonomi dan Daerah Otonom, Jakarta: Endang.

Wade, H. W. R. (2006). Hukum Administrasi Negara, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mawardi, Oentarto S. (2002). Setahun Implementasi Kebijaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia, Makalah Seminar Nasional Setahun Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah, Program Pascasarjana UGM, Yogyakarta.

Ndraha, Taliziduhu. (2000). Otonomi Daerah, Desentralisasi dan Pembangunan, Makalah.

Hajhon, Philipus M. (1990). Fungsi Normatif Hukum Administrasi Dalam Mewujudkan Pemerintah Yang Bersih, Pidato Penerimaan Jabatan Guru Besar Pada Fakultas Hukum UNAIR, Surabaya.

Hadjon, Philipus M. (2004). Penerapan Eksekusi Putusan PTUN Terhadap Pejabat TUN di Daerah, Disampaikan pada Workshop tentang Penerapan Eksekusi Putusan TUN dalam kaitannya dengan pelaksanaan otonomi daerah, Jakarta, 28 Agustus 2004.

Metrik Artikel

Telah dibaca: 87
PDF Telah diunduh: 37

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.