Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Kerusakan Lingkungan Akibat Pengolahan Material Oleh PT Tukad Mas Kota Bima

Authors

  • Hajairin Hajairin Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Bima, Kota Bima
  • Gufran Sanusi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Bima, Kota Bima
  • Aman Ma’arij Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Bima, Kota Bima

DOI:

https://doi.org/10.47268/sasi.v27i3.475

Keywords:

Accountability, Criminal, Damage, Environment

Abstract

Material processing by PT Tukad Mas Kota Bima which has a negative impact, namely the existence of pollution or environmental damage in the East Rasa Nae Subdistrict, Bima City, so that it can be held accountable under criminal law, civil law and administrative law. The purpose of this study was to determine the form of criminal liability for environmental damage due to material processing by PT Tukad Mas Kota Bima. The research method used is empirical legal research with data collection techniques through interviews and documentation. The findings of this study indicate that legal liability for environmental damage due to material processing by PT Tukad Mas Kota Bima can be seen in aspects of criminal law, civil law and administrative aspects. However, the Bima City Government through the Environmental Service has only given a written warning to PT Tukad Mas Kota Bima, which has been operating for decades. Whereas empirical facts have shown that there is quite severe damage, such as waste disposal that can have a health impact on the community and natural damage due to excavations carried out. Criminal liability should be a special concern, NGOs and the community even report on environmental crimes, the report is because the result of material processing causes environmental pollution as one of the elements of criminal acts against environmental pollution.

Downloads

Download data is not yet available.

Citation Metrics

References

Jurnal

[1] Astuti, A. D., & Putranti, I. R. (2018). Implikasi Kebijakan Indonesia dalam Menangani Kasus Pencemaran Lingkungan oleh PT. Freeport terhadap Keamanan Manusia di Mimika Papua. Journal of International Relations, 4(3), 547-555.

[2] Dwipayana, I. M. A., Dewi, A. A. S. L., & Suryani, L. P. (2019). Pertanggungjawaban Terhadap Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup. Jurnal Analogi Hukum, 1(3), 360-365.

[3] Faiz, P. M. (2016). Perlindungan Terhadap Lingkungan Dalam Perspektif Konstitusi (Environmental Protection in Constitutional Perspective). Jurnal Konstitusi, 13(4), 766-787.
https://doi.org/10.31078/jk1344

[4] Gumengilung, A. (2017). Pengaturan dan Pertanggung Jawaban dalam Tindak Pidana Lingkungan Hidup Menurut UU No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lex Crimen, 6(4).
https://doi.org/10.25216/JHP.6.2.2017.173-188

[5] Saija, V. J. (2014). Wewenang Pemerintah Daerah Dalam Pemberian Izin Lingkungan Hidup. SASI, 20(1), 71-83.

[6] Sugiartha, I. N. G., & Widiati, I. A. P. (2020). Tanggungjawab Pemerintah Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Berbasis Partisipasi Masyarakat untuk Pembangunan Daerah Bali. Kertha Wicaksana, 14(2), 96-102.
https://doi.org/10.22225/kw.14.2.1862.96-102

[7] Santosa, A. A. G. D. H. (2021). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Terhadap Pencemaran Lingkungan (Suatu Perbandingan UU PPLH Dengan Omnibus Law Kluster Lingkungan Hidup). Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 7(1), 336-344.
https://doi.org/10.23887/jkh.v7i1.31738

[8] Yudhistira, Y., Hidayat, W. K., & Hadiyarto, A. (2011). Kajian Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Kegiatan Penambangan Pasir Di Desa Keningar Daerah Kawasan Gunung Merapi. Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(2), 76-84.
https://doi.org/10.14710/jil.9.2.76-84

Buku

[9] Ali, M., & Elvany, A. I. (2014). Hukum Pidana Lingkungan: Sistem Pemidanaan Berbasis Konservasi Lingkungan Hidup. Yogyakarta: UII Press.

[10] Ali, Z. (2021). Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.

[11] Moleong, J. L. (2006). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

[12] Muhammad, A. (2014). Hukum Lingkungan Perspektif Global dan Nasional. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

[13] Mulyadi, M. (2016). Metode Penelitian Praktis: Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Publica Institute.

[14] Santoso, M. A. (2016). Pertanggungjawaban Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup Yang dilakukan Oleh Korporasi. Jurnal Cakrawala Hukum, 7(2), 216-228.
https://doi.org/10.26905/idjch.v7i2.1912

[15] Supramono, G. (2016). Penyelesaian Sengkata Lingkungan Hidup Di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

[16] Wahidin, S. (2014). Dimensi Hukum Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Disertasi

[17] Sufiyati, S. (2017). Kebijakan Hukum Pidana Dalam Upaya Menanggulangi Tindak Pidana Lingkungan Hidup (Studi Kasus Penanggulangan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Padat Sisa Dari Pmbakaran Batubara Mesin Boiler) (Doctoral Dissertation, Fakultas Hukum UNISSULA).

Downloads

Published

2021-10-07

How to Cite

Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Kerusakan Lingkungan Akibat Pengolahan Material Oleh PT Tukad Mas Kota Bima. (2021). SASI, 27(3), 267-276. https://doi.org/10.47268/sasi.v27i3.475